Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 26 Juni 2012

Teori Belajar Discovery Learning

Oleh : Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit: 27 Juni 2012

Teori belajar Bruner yang disebut sebagai teori belajar discovery learning merupakan salah satu teori pembelajaran berbasis praktikum. Kata praktikum berasal dari kata practiqu/pratique (Prancis), practicus (Latin), atau praktikos (Yunani) yang secara harfiah berarti “aktif” atau prattein/prassein (Yunani) yang berarti “mengerjakan”. Dalam bahasa Inggris, praktikum bermakna sama dengan excersice, atau exercice (Prancis), exercitium/execere (Latin) yang secara harfiah berarti “tetap aktif/sibuk” yang juga bermakna sama dengan “latihan” atau “responsi”. Secara istilah praktikum dapat diartikan sebagai pembelajaran yang berbasis penemuan yang menuntut siswa secara aktif mencari pengetahuan yang dibutuhkan.

Konsep belajar penemuan menurut Jerome Bruner (dalam Djamarah, 2008) menekankan bahwa seseorang anak didik tidak saja dituntut untuk bisa menerima pengetahuan saja, tapi dintuntut juga untuk bisa mengolah dan bahkan mengevaluasi serta mengembangkan pengetahuan tersebut. Sedangkan menurut Nur (2000) pembelajaran dengan penemuan (Discovery Learning) merupakan suatu komponen penting dalam pendekatan konstruktivis yang telah memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan. Ide pembelajaran penemuan (Discovery Learning) muncul dari keinginan untuk memberi rasa senang kepada anak/siswa dalam "menemukan" sesuatu oleh mereka sendiri dengan mengikuti jejak para ilmuwan. Sehingga pada intinya, pembelajaran Bruner menekankan pada pengalaman nyata atau segala hal yang bersifat aplikatif sains. Meskipun menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, discovery learning memiliki kelemahan di sisi lainnya karena pembelajaran akan memakan waktu yang lama dan kalau kurang terbimbing atau kurang terarah dapat menjerumus kepada kekacauan dan kekaburan atas konsep yang dipelajari sehingga bukannya mempermudah siswa dalam memahami suatu konsep melainkan semakin mempersulit siswa dalam memahami konsep, menghilangkan ketertarikan siswa terhadap konsep tersebut, mengurangi rasa senang siswa akan belajar dan menambah miskonsepsi dalam pemikiran siswa.

Daftar Pustaka
Djamarah, Syaiful Bahri. 2008. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Nur, Muhammad. 2000. Pendekatan Discovery Dalam Pembelajaran. Yogyakarta: Paradigma.

0 komentar :

Posting Komentar

Ikutlah Berpartisipasi di www.RofaYuliaAzhar.com. Cukup dengan Memberikan Tanggapan atas Artikel Kami. Agar Kami dapat Meningkatkan Kualitas Artikel yang Kami Buat