Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jumat, 12 Juli 2013

Spesifikasi, Cara Menggunakan, dan Jenis Tabung Pemadam Kebakaran

Oleh: Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit: 12 Juli 2013
Update: 28 Februari 2014

1. Spesifikasi Tabung Pemadam Kebakaran
Alat pemadam api adalah alat perlindungan kebakaran aktif yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil, umumnya dalam situasi darurat. Pemadam api tidak dirancang untuk digunakan pada kebakaran yang sudah tidak terkontrol, misalnya ketika api sudah membakar langit-langit. Umumnya alat pemadam api terdiri dari sebuah tabung ber tekanan tinggi yang berisi bahan pemadam api.
Gambar Tabung Pemadam Kebakaran
Ada dua jenis utama alat pemadam kebakaran: yaitu bertekanan di dalam dan dioperasikan oleh cartridge. Dalam unit bertekanan di dalam, gas penyembur disimpan pada ruang yang sama dengan bahan pemadam kebakaran tersebut. Tergantung pada bahan yang digunakan, jika berbeda maka bahan pendorong yang digunakan juga berbeda. Pada alat pemadam berisi bahan kimia kering, umumnya digunakan nitrogen; alat pemadam air dan busa biasanya menggunakan udara. Alat pemadam api bertekanan di dalam adalah jenis yang paling umum. Sedangkan jenis Alat pemadam yang dioperasikan Cartridge gas penyembur berisi dalam cartridge yang terpisah yang harus ditekan lebih dulu sebelum mengalir keluar, mendorong bahan pemadam.

Jenis ini tidak seperti biasa, digunakan terutama untuk fasilitas industri, di mana memerlukan penggunaan dengan kemampuan yang lebih tinggi dari yang biasa. serta memiliki keuntungan karena lebih sederhana sehingga memungkinkan pemakai untuk cepat melaksanakan pemadaman, hingga mampu mengendalikan api dalam kurun waktu yang cepat. Tidak seperti jenis bertekanan di dalam yang menggunakan nitrogen, alat pemadam ini menggunakan pendorong karbon dioksida bukan nitrogen, meskipun model cartridge nitrogen juga kadang digunakan pada temperatur rendah.

Jenis alat pemadam yang digunakan di seluruh dunia dioperasikan oleh Cartridge tersedia dalam bahan kimia kering dan jenis serbuk kering serta berbahan basah seperti air, busa, kimia kering (kelas ABC dan BC), dan bubuk kering (kelas D) .
Gambar Spesifikasi Tabung Pemadam Kebakaran
Alat Pemadam api selanjutnya terbagi lagi menjadi pemadam genggam portable yang juga disebut alat pemadam genggam dengan berat antara 0,5-14 kilogram, karena mudah dibawa dengan tangan. berikutnya adalah Alat pemadam api beroda biasanya memiliki berat badan 23 + kilogram (50 + pound). Model beroda ini yang paling sering ditemukan di lokasi bangunan, bandar udara, heliports, Serta Dok dan pelabuhan.
Tabel Jenis Kebakaran dan Tipe Tabung Pemadam Kebakaran yang Direkomendasikan 1

Tabel Jenis Kebakaran dan Tipe Tabung Pemadam Kebakaran yang Direkomendasikan 2

2. Jenis-jenis Tabung Pemadam Kebakaran
a.      Carbon Dioxide (CO2)
CO2 adalah Senyawa/bahan kimia yang terbentuk dari 1 atom karbon dan 2 atom oksigen, yang dapat dihasilkan baik dari kegiatan alamiah maupun kegiatan manusia.
  • Dapat digunakan memadamkan kebakaran kelas B dan C karena merupakan bahan gas, CO2 tidak merusak, dengan daya guna yang efektif dan bersih.
  • Sangat efisien serta efektif digunakan dalam ruangan seperti kantor, lab dan ruangan lainnya.
  • Carbon Dioxide (CO2) dapat menyerap panas dan sekaligus mendinginkan.
  • Konstruksi tabung dirancang khusus untuk menahan tekanan tinggi dan dilengkapi dengan selang yang panjang dengan nozzle yang berbentuk corong.
  • Tidak berbahaya terhadap tumbuhan, hewan terutama manusia.
b.      Foam AFFF (Aqueous Film Forming Foam)
Foam AFFF (Aqueous Film Forming Foam) adalah berbasis air dan sering mengandung surfaktan berbasis hidrokarbon seperti sulfat sodium alkyl, fluoro surfactant seperti: fluorotelomers, asam perfluorooctanoic (PFOA), asam perfluorooctanesulfonic (PFOS). Mereka memiliki kemampuan untuk menyebar di permukaan cairan berbasis hidrokarbon. Alcohol resistant aqueous film forming foams (AR AFFF) adalah busa/foam yang tahan terhadap reaksi dari alkohol, dapat membentuk lapisan/ segmen pelindung ketika dipakai atau disemprotkan.
Sangat cocok untuk memadamkan api yang terjadi akibat korsleting listrik. karena bersih dan aman untuk alat listrik khususnya.
  • Dapat digunakan untuk memadamkan api kelas A namun sangat cocok bila digunakan untuk kelas B.
  • Bersifat Kondukstif (Penghantar Listrik). Tidak dapat dipakai untuk memadamkan api kelas C.
  • Foam bersifat ringan, sangat efektif untuk memadamkan zat cair yang mudah terbakar dengan cara mengisolasi oksigen serta menutupi permukaan zat cair untuk menghindari api yang dapat menjalar (meluas) kembali.
  • Tidak berbahaya terhadap tumbuhan, hewan terutama manusia.
  • Merupakan pemadam api yang bersih dan tidak meninggalkan residu.
c.       Gas Pengganti Hallon Non CFC (HCFC-141B)
Gas Pengganti Hallon/ HCFC-141b adalah senyawa kimia yaitu hydrochlorofluorocarbon (HCFC). Merupakan senyawa dari 1,1-dichloro-1-fluoroethane dan Chemical Abstracts.
Gas pengganti hallon ini berkembang mengikuti zaman, sehingga banyak bermunculan produknya. HCFC-141B adalah salah satu gás pengganti hallon tersebut dan lainnya seperti: FM200, Hallotron dan lainnya dengan kualitas menyerupai Hallon. Hallon dilarang digunakan karena merusak lapisan ozon. sebabnya yaitu memiliki CFC yang cukup tinggi dan kemungkinan merusaknya sangat besar. Harga dari Tabung Pemadam Api dengan isi Gas pengganti hallon relatif lebih tinggi dari harga Apar dengan isi yang lainnya. Gas pengganti hallon sering digunakan di kapal, pesawat dan tempat dengan elektronik yang cukup banyak. dengan gas ini lebih aman dan bersih untuk alat-alat tersebut, sehingga tidak merusak.
  • Sangat efektif untuk digunakan pada semua resiko kelas kebakaran AB dan C.
  • Tidak menghantarkan listrik (Non Konduktif), sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik dan alat perkantoran modern lainnya.
  • Tidak berbahaya terhadap tumbuhan, hewan terutama manusia.
3. Cara Menggunakan Tabung Pemadam Kebakaran
Cara menggunakan tabung pemadam kebakaran yaitu :
  • Tarik Pin pengaman yang berada pada Valve (mirip kunci yang berada diatas tabung pemadam api)
  • Pegang Hose atau selang pada dengan tangan kedua terkuat anda dan tabung dengan tangan terkuat pertama anda.
  • Arahkan Nozzle atau pangkal selang pada titik api (area kebakaran)
  • Jangan melawan terhadap arah angin, harus mengikuti arah angin supaya tidak terjadi pembalikan arah panas maupun semburan dari sumber api (Sumber kebakaran).
  • Ayunkan Nozzle ke kanan dan ke kiri untuk memadamkan api.
  • Tindakan tambahan: Buka jendela selebar-lebarnya, gunakan tabung pemadam kebakaran untuk memecahkan kaca jendela jika diperlukan.
Gambar Cara Membuka Pengaman Tabung Pemadam Kebakaran

Gambar Prosedur Penggunaan Tabung Pemadam Kebakaran

4. Harga Tabung Pemadam Kebakaran
Tabung pemadam kebakaran memiliki harga variatif, tetapi hampir semua jenis tabung pemadam kebakaran memiliki masa kadaluarsa untuk 2 tahun. Untuk tabung pemadam kebakaran ukuran 5 Kg tipe powder, biasanya harganya berkisar antara 700-800 ribu rupiah. Sedangkan jika tabung pemadam kebakaran sudah kosong dan ingin diisi lagi maka dikenakan tarif antara 400-500 ribu rupiah setiap 5 Kg nya.

5 komentar :

  1. Bagus dan lengkap artikelnya bos..!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas Tanggapannya
      ^_^

      Hapus
    2. Sipp gan ini termasuk dalam pelajaran saya,,,,
      Kalau boleh saya ijin kopas, dengan link kredit ke blog ini,,, kalau boleh gan ane tunggu balasan komentarnya

      Hapus
    3. Boleh saja gan. Silakan di copy paste dan di share tapi harus dicantumkan sumber resminya.
      ^_^

      Hapus
  2. Saya numpang informasinya gan, supaya dapat lebih infonya silahkan kunjungi Macam dan Jenis Kelas Kebakaran

    BalasHapus

Ikutlah Berpartisipasi di www.RofaYuliaAzhar.com. Cukup dengan Memberikan Tanggapan atas Artikel Kami. Agar Kami dapat Meningkatkan Kualitas Artikel yang Kami Buat