Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, 27 Juni 2012

Tipologi Kepribadian Manusia

Oleh                 : Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit    : 27 Juni 2012


Menurut KBBI Tipologi memiliki  arti sebagai ilmu watak tentang bagian manusia dl golongan-golongan menurut corak watak masing-masin. Berdasarkan berbagai pandangan/teori tentang kepribadian ini, berkembanglah berbagai teori tentang tipologi/tipe kepribadian.
Tipologi semacam ini adalah usaha untuk menggambarkan kepribadian manusia dengan melakukan kategorisasi dan penyederhanaan terhadap berbagai kemungkinan kombinasi kepribadian. Karena salah satu sifatnya adalah penyederhanaan, maka apapun tipologi kepribadian sebenarnya tidak mampu untuk menggambarkan seluruh kemungkinan kepribadian. Namun, dengan tetap berpegang pada pemahaman bahwa setiap manusia itu unik, tipologi kepribadian bagaimanapun dapat membantu siapapun untuk lebih memahami kepribadian diri maupun orang lain.
Ada banyak tipologi kepribadian, hampir sebanyak teoritikus tentang kepribadian itu sendiri. Salah satunya yang dikemukakan oleh Socrates dan Galenus. Lebih dari 400 tahun sebelum Masehi, Hippocrates, seorang tabib dan ahli filsafat yang sangat pandai dari Yunani,mengemukakan suatu teori kepribadian yang mengatakan bahwa pada dasarnya ada empat tipe temperamen.
Sebenarnya, ada beberapa teori mengenai macam – macam kepribadian. Teori yang paling popular dan terus dikembangkan adalah teori Hipocrates- Galenus. Yang merupakan pengembangan dari teori Empedokretus.
Berdasarkan pemikirannya, ia mengatakan bahwa keempat tipe temperamen dasar itu adalah akibat dari empat macam cairan tubuh yang sangat penting di dalam tubuh manusia :
1.        Sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning)
2.        Sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam)
3.        Sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir)
4.        Sifat panas terdapat dalam sanguis (darah)

Kemudian teori Hippocrates di sempurnakan kembali oleh Galenus yang mengatakan bahwa keempat cairan tersebut ada dalam tubuh dalam proporsi tertentu, dimana jika salah satu cairan lebih dominan dari cairan yang lain, maka cairan tersebut dapat membentuk kepribadian seseorang.
Berpuluh tahun lamanya tipologi yunani yang bersifat filosofis ini berpengaruh luas sekali. Bahkan psikologi modern telah mengemukakan banyak saran baru mengenai penggolongan temperamen, tetapi tidak ada yang dapat menemukan penggolongan yang lebih bisa diterima seperti yang dikemukakan oleh Hippocrates dan Galenus.
Untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai sifat temperamen yang melekat dalam setiap cairan, berikut adalah gambaran dari penggolongan manusia berdasarkan keempat bentuk cairan tersebut.

Tipe Kepribadian Koleris
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan chole. Dimana orang yang koleris adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti hidup penuh semangat, keras, hatinya mudah terbakar, daya juang besar, optimistis, garang, mudah marah, pengatur, penguasa, pendendam, dan serius.

Tipe Kepribadian Melankolis
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan melanchole. Dimana orang yang melankolis adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti mudah kecewa, daya juang kecil, muram, pesimistis, penakut, dan kaku.

Tipe Kepribadian Plagmatis
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan phlegma. Dimana orang yang plagmatis adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti tidak suka terburu-buru, tenang, tidak mudah dipengaruhi, setia, dingin, santai dan sabar.

Tipe Kepribadian Sanguinis
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan sanguis. Dimana orang yang sanguinis adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti hidup mudah berganti haluan, ramah, mudah bergaul, lincah, periang, mudah senyum, dan tidak mudah putus asa


Karakteristik dari masing-masing tipologi:
1.      Koleris
Memiliki sifat dasar yang selalu optimis serta memiliki pola pikir untuk mencapai cita-cita yang tinggi. emosi yang dimilikinya yaitu : tidak tenang, mudah marah, lekas bereaksi negatif, hatinya mudah terbakar, selalu enerjik serta selalu fanatik. orang yang memiliki kepribadian kholeris selalu ingin berprestasi tinggi, mau menang sendiri serta memiliki sifat egoismenya kuat. orang kholeris kurang toleran, kurang kepercayaan kepada orang lain, dan selalu gelisah bila tidak berkuasa.
2.      Melankolis
Sifat-sifat khasnya yaitu selalu pesimistis, mudah kecewa, murung (muram) selalu merasa tertekan, kurang bergairah serta cengeng dan rendah diri
3.      Plagmatis
Sifat dasarnya yaitu : selalu tenang. sifat perasaanya : tidak pernah tegang, dingin (kurang kepedulian), selalu sabar dan tidak pernah lekas panik, tidak mudah dipengaruhi (berprinsip) serta tidak mudah tersinggung. orang-orang pleghmatis memiliki sifat sosial sebagai berikut: tingkat penyesuaian sosialnya agak lambat, selalu berhati-hati (berusaha untuk tidak ceroboh), suka bekerja dan memiliki semangat yang stabil, selalu menetapi janji, dan selalu bersikap jujur.
4.      Sanguinis
Sifat perasaanya yaitu selalu periang namun selalu berganti haluan. sifat perasaannya yaitu : peka, mudah terseret arus, tidak takut resiko (selalu berusaha mengambil kesempatan yang ada). memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, mudah puas atas segala sesuatu yang telah dilakukan walaupun berbeda pendapat dengan orang lain. orang dengan tipe sanguinis cepat bereaksi terhadap sesuatu tetapi mudah luntur, kurang teratur dalam melaksanakan seuatu, kurang teliti serta cepat menyesuaikan diri.

Berikut ini kelebihan dan kekurangan masing-masing tipe kepribadian manusia:

       Koleris Si Kuat
Kelebihan:
1.      Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
2.      Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
3.      Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
4.      Bebas dan mandiri
5.      Berani menghadapi tantangan dan masalah
6.      "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".
7.      Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
8.      Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
9.      Membuat dan menentukan tujuan
10.  Terdorong oleh tantangan dan tantangan
11.  Tidak begitu perlu teman
12.  Mau memimpin dan mengorganisasi
13.  Biasanya benar dan punya visi ke depan
14.  Unggul dalam keadaan darurat

Kelemahan:
1.      Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
2.      Senang memerintah
3.      Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
4.      Menyukai kontroversi dan pertengkaran
5.      Terlalu kaku dan kuat/ keras
6.      Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
7.      Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
8.      Sering membuat keputusan tergesa-gesa
9.      Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
10.  Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
11.  Workaholics (kerja adalah "tuhan"-nya)
12.  Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
13.  Mungkin selalu benar tetapi tidak popular

      Melankolis
 Si Sempurna
Kelebihan:
1.      Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
2.      Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
3.      Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
4.      Sensitif
5.      Mau mengorbankan diri dan idealis
6.      Standar tinggi dan perfeksionis
7.      Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
8.      Hemat
9.      Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu
10.  kreatif)
11.  Kalau sudah mulai, dituntaskan
12.  Berteman dengan hati-hati
13.  Puas di belakang layar, menghindari perhatian
14.  Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
15.  Sangat memperhatikan orang lain

Kelemahan:
1.      Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
2.      Mengingat yang negatif & pendendam
3.      Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
4.      Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
5.      Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
6.      Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan
7.      Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
8.      Hidup berdasarkan definisi
9.      Sulit bersosialisasi
10.  Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya
11.  Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
12.  Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
13.  Memerlukan persetujuan

       Plagmatis Si Cinta Damai
Kelebihan:
1.      Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
2.      Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
3.      Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
4.      Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
5.      Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
6.      Penengah masalah yg baik
7.      Cenderung berusaha menemukan cara termudah
8.      Baik di bawah tekanan
9.      Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
10.  Rasa humor yg tajam
11.  Senang melihat dan mengawasi
12.  Berbelaskasihan dan peduli
13.  Mudah diajak rukun dan damai

Kelemahan
1.      Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru
2.      Takut dan khawatir
3.      Menghindari konflik dan tanggung jawab
4.      Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
5.      Terlalu pemalu dan pendiam
6.      Humor kering dan mengejek (sarkatis)
7.      Kurang berorientasi pada tujuan
8.      Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
9.      Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
10.  Tidak senang didesak-desak
11.  Menunda-nunda/menggantungkan masalah

       Sanguinis Si Populer
Kelebihan:
1.      Suka bicara
2.      Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstrative
3.      Antusias dan ekspresif
4.      Ceria dan penuh rasa ingin tahu
5.      Hidup di masa sekarang
6.      Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
7.      Berhati tulus dan kekanak-kanakan
8.      Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
9.      Umumnya hebat di permukaan
10.  Mudah berteman dan menyukai orang lain
11.  Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
12.  Menyenangkan dan dicemburui orang lain
13.  Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
14.  Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
15.  Menyukai hal-hal yang spontan

 Kelemahan:
1.      Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
2.      Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
3.      Susah untuk diam
4.      Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
5.      Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
6.      Rentang Konsentrasi Pendek
7.      Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
8.      Mudah berubah-ubah
9. Susah datang tepat waktu jam kantor\Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
10.  Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
11.  Egoistis
12.  Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
13.  Lebih berorientasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".

Gambar Diagram Tipologi Kepribadian


Daftar Pustaka
Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Pengajaran Secara Manusia. Jakarta: Rineka Cipta
Baumeister, R. F.,.1991. Meanings of Life. New York : Guilford Press
Jaali, H. 2007. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Surya, Muhammad. 2003. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Yayasan Bhakti Winaya.
Syah, Muhibbin. 2000. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.


0 komentar :

Posting Komentar

Ikutlah Berpartisipasi di www.RofaYuliaAzhar.com. Cukup dengan Memberikan Tanggapan atas Artikel Kami. Agar Kami dapat Meningkatkan Kualitas Artikel yang Kami Buat