Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tentang Hidup

Tak masalah ada di pihak mana anda berdiri (pekerja keras, orang yang beruntung, orang sial, miskin, bodoh, pintar atau apalah), yang terpenting yang harus kita miliki adalah kemampuan untuk mengambil hikmah dari setiap momen yang terjadi dalam hidup kita (Rofa: 2010)

Mayoritas Manusia

Kebanyakan orang ingin pergi ke tempat tertinggi dalam kehidupan ini. Tanpa mereka sadari bahwa tempat tertinggi itu menjadi tempat terendah ketika mereka menginjaknya (Rofa: 2011)

Antara Tuhan dan Kita

Salah satu bentuk rasa syukur kita yang tertinggi pada tuhan tentang akal adalah membiarkan otak kita berman-main dengan bermacam-macam ide dan berusaha menuliskannya sebagai suatu kesimpulan yang dapat digunakan oleh orang lain sebagai suatu referensi, bukan sebagai kitab suci (Rofa: 2010)

Stereotipe Negatif

Apalah artinya kekurangan dan kelemahan, jika ada hati yang menerima kita apa adanya (Rofa: 2009)

Lalu

Pada akhirnya kita semua akan menjadi pahlawan dari kisah hidup kita sendiri (Rofa: 2013)

Tampilkan postingan dengan label Larutan-Larutan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Larutan-Larutan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Maret 2015

Cara Membuat Reagen atau Larutan Hayem

Oleh: Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit: 13 Maret 2015

Mengapa Harus Membuat Reagen atau Larutan Hayem?
Alasan pertama mengapa larutan metil jingga harus dibuat sendiri adalah masalah efisiensi. Sedangkan alasan kedua adalah karena alasan ketersediaan. Dimana kamu bisa mendapatkan reagen ini dengan mudah? Jika ada pasti harganya mahal. Jadi lebih baik kita membuat sendiri reagen ini.

Tentang Reagen atau Larutan Hayem
Reagen Hayem ditemukan oleh Georges Hayem (25 November 1841-27 Agustus 1933). Beliau merupakan dokter sekaligus ahli hematologi (darah) asal Paris, Prancis.

Georges Hayem adalah seorang pelopor dalam bidang hematologi, dan dikenang karena studinya tentang pembentukan leukosit dan eritrosit. Dia orang pertama yang melakukan perhitungan yang akurat untuk trombosit darah dengan menggunakan reagen Hayem.


Reagen Hayem dibuat dari Raksa Klorida, Natrium Klorida dan Natrium Sulfat yang digunakan untuk pengenceran darah sebelum menghitung eritrosit dengan Hemositometer A (alat untuk mengukur jumlah eritrosit/ mL). Ini sangat penting untuk mengetahui apakah seseorang menderita anemia atau tidak.


Alat Hemositometer A

Larutan Hayem dalam Botol

Alat dan Bahan untuk membuat Reagen atau Larutan Hayem
Bahan:
  1. Natrium Sulfat (Na2SO4), 5 gram
  2. Natrium Klorida/Garam Dapur (NaCl), 1 gram
  3. Raksa Klorida (HgCl2), 0,5 gram
  4. Akuades (air destilasi), 100 mL
Alat:
  1. Neraca, 1 buah
  2. Kaca arloji, 1 buah
  3. Gelas kimia 250 mL, 1 buah
  4. Pipet tetes, 1 buah
  5. Batang pengaduk, 1 buah
  6. Spatula, 1 buah
  7. Corong, 1 buah
    Cara Membuat Reagen atau Larutan Hayem
    1. Timbang dan ukur semua bahan yang dibutuhkan
    2. Masukkan Na2SO4, NaCl, dan HgClke dalam gelas kimia 250 mL.
    3. Tambahkan sedikit (kira-kira 50 mL) akuades ke dalam campurah bahan tersebut. Aduk perlahan sampai semua bahan terlarut sempurna.
    4. Masukkan campuran tersebut ke dalam labu ukur 100 mL. Tambahkan kembali akuades sampai 100 mL. Kocok secara perlahan.
    5. Larutan sudah selesai dibuat. Simpan larutan Hayem dalam botol kaca amber (gelap).
    Perhatian: Anda bingung bagaimana cara membuat larutan? Silakan klik link berikut: Cara Membuat Larutan

    Bahaya Larutan Reagen atau Larutan Hayem
    Tidak dianjurkan untuk melakukan kontak langsung antara kulit dengan larutan Hayem.

    Aplikasi Larutan Reagen atau Larutan Hayem
    1. Menghitung jumlah sel eritrosit/mL
    2. Mengetahui apakah seseorang menderita anemia atau tidak

    Kamis, 10 Juli 2014

    Cara Membuat Larutan Metil Jingga

    Oleh: Rofa Yulia Azhar
    Tanggal terbit: 10 Juli 2014

    Mengapa Harus Membuat Larutan Metil Jingga Sendiri?
    Alasan pertama mengapa larutan metil jingga harus dibuat sendiri adalah masalah efisiensi. Sedangkan alasan kedua adalah karena alasan stabilitas zat. Larutan metil jingga yang sudah jadi lebih tidak stabil dan mudah rusak. Maka pilihan untuk membuat sendiri larutan metil jihan dari bahan-bahan padat lebih tepat, karena bahan yang berwujud padat lebih stabil dibandingkan zat dalam bentuk larutan. Dengan 25 gram serbuk metil jingga kita dapat membuat 2.500 mL larutan metil jingga. Ini penghematan yang sangat besar kan?

    Tentang Larutan Metil Jingga
    Metil Jingga atau sering disebut juga Metil Orange (Methyl Orange) memiliki rumus molekul C14H14N3NaO3S. Memiliki massa molar 327.33 g mol−1dan massa jenis 1.28 g/cm3. Memiliki nama IUPAC Sodium 4-[(4-dimethylamino)phenyldiazenyl]benzenesulfonate.

    Metil Jingga sering digunakan dalam titrasi karena perubahan warna yang dihasilkan jelas dan berbeda. Karena perubahan warna pada pH asam sangat kuat maka biasanya digunakan dalam titrasi untuk asam. Tidak seperti indikator universal, metil jingga tidak memiliki spektrum penuh perubahan warna, namun memiliki titik akhir yang lebih tajam.

    Metil jingga memiliki  pKa sebesar 3,47 dalam air pada suhu 25 derajat Celcius. Kelarutan di airnya mencapai 0.5 g/100 mL.


    Rumus Struktur Metil Jingga

    Serbuk Indikator Metil Jingga

    Metil jingga mengalami perubahan warna dari merah ke jingga/orange dan akhirnya ke kuning seiring dengan peningkatan kadar basa suatu larutan. Perhatikan gambar perubahan warna inikator metil jingga di bawah ini:
    Perubahan Warna Indikator Metil Jingga dari Kiri-Kanan: Asam ke Basa
    Rentang pH Pengukuran Metil Jingga

    Cara Membuat Larutan Metil Jingga
    Salah satu cara yang dapat digunakan untuk membuat larutan metil jingga adalah sebagai berikut:
    1. Timbang 1 gram serbuk metil jingga. Masukkan ke dalam alkohol (etanol) 95% sebanyak 90 mL. Aduk sampai rata.
    2. Kemudian encerkan dengan air sampai 100 mL.
      Bahaya Larutan Metil Jingga
      Tidak dianjurkan untuk kontak langsung dengan larutan metil jingga karena bersifat mutagenetik.

      Aplikasi Larutan Metil Jingga
      1. Sebagai indikator asam dan basa suatu sampel.
      2. Berfungsi sebagai indikator pada beberapa jenis titrasi
      Catatan: Untuk mengetahui pembuatan larutan reagen lainnya silakan klik link berikut: Larutan-Larutan

      Cara Membuat Larutan Indikator Universal

      Oleh: Rofa Yulia Azhar
      Tanggal terbit: 10 Juli 2014

      Apa itu Larutan Indikator Universal?
      Larutan indikator universal adalah indikator pH terdiri dari gabungan beberapa indikator asam-basa yang berfungsi menunjukkan beberapa perubahan warna yang halus pada rentang nilai pH 1-14 untuk menunjukkan keasaman atau alkalinitas dari suatu larutan. Meskipun dewasa ini terdapat  beberapan bentuk indikator universal, terutama dalam bentuk strip plastik atau kertas, tetapi sebagian besar adalah variasi dari formula yang dipatenkan oleh Yamada pada tahun 1923.
      Gambar Perubahan Warna untuk Larutan Indikator Universal

      Macam-Macam Bentuk Indikator Universal dalam Bentuk Strip Plastik atau Kertas

      Cara Membuat Larutan Indikator Universal
      Indikator universal biasanya terdiri dari air, propanol, fenolftalein garam natrium, natrium hidroksida, metil merah, dan bromothymol biru.
      1. Timbang 0,05 gram metil jingga, 0,15 gram merah metil, 0,3 gr  brom timol biru dan 0,35 gr am fenolftalein. Masukkan campuran ini ke dalam 1 L alkohol 50-75%.
      2. Aduk campuran tersebut sampai rata. Simpan di tempat yang kedap udara.
        Aplikasi Larutan Metil Merah
        Sebagai indikator asam dan basa suatu sampel yang dapat menjangkau berbagai rentang pH
        Catatan: Untuk mengetahui pembuatan larutan reagen lainnya silakan klik link berikut: Larutan-Larutan

        Selasa, 08 Juli 2014

        Cara Membuat Larutan Metil Merah

        Oleh: Rofa Yulia Azhar
        Tanggal terbit: 8 Juli 2014

        Mengapa Harus Membuat Larutan Metil Merah Sendiri?
        Alasan pertama mengapa larutan Metil Merah harus dibuat sendiri adalah masalah efisiensi. Sedangkan alasan kedua adalah karena alasan stabilitas zat. Larutan metil merah yang sudah jadi lebih tidak stabil dan mudah rusak. Maka pilihan untuk membuat sendiri larutan metil merah dari bahan-bahan padat lebih tepat, karena bahan yang berwujud padat lebih stabil dibandingkan zat dalam bentuk larutan. Sebagai tambahan informasi harga metil merah. Dengan 25 gram serbuk metil merah kita dapat membuat 2.500 mL larutan metil merah. Ini penghematan yang sangat besar kan?

        Tentang Metil Merah
        Metil Merah (Methyl Red) adalah senyawa organik yang memiliki nama lain (2-(N,N-Dimethyl-4-aminophenyl) azobenzene carboxylic acid) dengan rumus kimia C15H15N3O2. Memiliki massa molar 269.30 g mol−1 dengan massa jenis 0.791 g/cm3.

        Snyawa ini banyak dipakai untuk indikator titrasi asam basa. Indikator ini berwarna merah di bawah pH 4,4, pH kuning di atas 6,2 dan oranye di 4,4 - 6,2 dengan pKa 5,1. Warna transisinya menghasilkan warna orange.
        Rumus Struktur Metil Merah
        Serbuk Metil Merah
        Perubahan Warna Indikator Pada larutan Kiri-Kanan: Asam-Netral-Basa

        Metil merah dapat dibuat dengan diazotisasi asam antranilat, diikuti dengan reaksi dengan dimethylaniline:
        Reaksi Pembentukan Metil Merah

        Cara Membuat Larutan Metil Merah
        Salah satu cara yang dapat digunakan untuk membuat larutan metil merah adalah sebagai berikut:
        1. Timbang 1 gram serbuk metil merah. Masukkan ke dalam alkohol (etanol) 95% sebanyak 90 mL. Aduk sampai rata.
        2. Kemudian encerkan dengan air sampai 100 mL.
          Bahaya Larutan Metil Merah
          Metil merah dikategorikan oleh IARC (International Agency for Research for Research on Cancer) sebagai bahan penyebab kanker dengan kategori 3.

          Aplikasi Larutan Metil Merah
          1. Sebagai indikator asam dan basa suatu sampel.
          2. Berfungsi sebagai indikator pada beberapa jenis titrasi
          3. Dalam biologi digunakkan untuk Methyl Red Test
          Catatan: Untuk mengetahui pembuatan larutan reagen lainnya silakan klik link berikut: Larutan-Larutan

          Selasa, 25 Maret 2014

          Cara Membuat Larutan Phenolftalein

          Oleh: Rofa Yulia Azhar
          Tanggal terbit: 25 Maret 2014

          Mengapa Harus Membuat Larutan Phenoftalein Sendiri?
          Alasan pertama mengapa larutan phenolftalein harus dibuat sendiri adalah masalah efisiensi. Sedangkan alasan kedua adalah karena alasan stabilitas zat. Larutan phenolftalein yang sudah jadi lebih tidak stabil dan mudah rusak. Maka pilihan untuk membuat sendiri larutan phenolftalein dari bahan-bahan padat lebih tepat, karena bahan yang berwujud padat lebih stabil dibandingkan zat dalam bentuk larutan. Sebagai tambahan informasi harga phenolftalein  Rp.70.000/25 gram. Dengan 25 gram serbuk phenolftalein kita dapat membuat 2.500 mL larutan phenolftalein. Ini penghematan yang sangat besar kan?
          *Harga bulan Maret 2014, harga di setiap toko berbeda-beda

          Tentang Larutan Phenoftalein
          Fenolftalein adalah senyawa kimia dengan rumus C20H14O4 dan sering ditulis sebagai "HIn" atau "phph" dalam penulisan notasi yang lebih pendek. Fenolftalein sering digunakan dalam titrasi, yang menghasilkan larutan yang tidak berwarna dalam larutan asam dan menghasilkan warna merah muda dalam larutan basa. Bahkan dapat berubah menjadi warna ungu jika yang diuji merupakan larutan basa kuat. 
          Serbuk Phenolftalein

          Phenolftalein memiliki massa molar 318.32 g mol−1 dan kerapatan 1.277 g/cm3Molekul Phenolftalein ini memiliki empat bentuk seperti yang terlihat pada bagan di bawah ini:
          Empat Bentuk Phenolftalein

          Fenolftalein tidak larut dalam air dan biasanya dilarutkan dalam alkohol atau eter untuk digunakan dalam percobaan. Fenolftalein adalah asam lemah, yang dapat kehilangan ion H+ dalam larutan. Molekul fenolftalein tidak berwarna, namun, ion fenolftalein adalah pink. Ketika basa ditambahkan ke fenolftalein, keseimbangan ion bergeser ke kanan, mengarah ke lebih ionisasi sebagai ion H+ akan dihapus. Hal ini dapat dijelaskan dengan menggunakan prinsip Le Chatelier. Fenolftalein disintesis dari kondensasi phthalic anhydride dengan dua ekivalen fenol dalam kondisi asam. Proses ini ditemukan pada tahun 1871 oleh Adolf von Baeyer.
          Reaksi Sisntesis Phenolftalein

          Cara Membuat Larutan Phenoftalein
          Salah satu cara yang dapat digunakkan untuk membuat larutan phenolftalein adalah sebagai berikut:
          1. Timbang 1 gram serbuk phenolftalein. Masukkan ke dalam alkohol (etanol) 95% 50 mL. Aduk sampai rata.
          2. Kemudian encerkan dengan air sampai 100 mL.
            Bahaya Larutan Phenoftalein
            Penggunaan phenolftalein sebagai pencahar dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker ovarium

            Aplikasi Larutan Phenoftalein
            1. Sebagai pencahar.
            2. Mengidentifikasi kandungan hemoglobin dalam suatu sampel.
            3. Digunakan sebagai komponen mainan, misalnya sebagai komponen menghilang tinta, atau menghilang pewarna pada rambut boneka Barbie.
            4. Sebagai indikator asam dan basa suatu sampel.
            Catatan: Untuk mengetahui pembuatan larutan reagen lainnya silakan klik link berikut: Larutan-Larutan

            Senin, 24 Maret 2014

            Cara Membuat Larutan Biuret

            Oleh: Rofa Yulia Azhar
            Tanggal terbit: 24 Maret 2014

            Mengapa Harus Membuat Larutan Biuret Sendiri?
            Alasan pertama mengapa larutan biuret harus dibuat sendiri adalah masalah efisiensi. Sedangkan alasan kedua adalah karena alasan stabilitas zat. Larutan biuret yang sudah jadi lebih tidak stabil dan mudah rusak. Maka pilihan untuk membuat sendiri larutan biuret dari bahan-bahan padat lebih tepat, karena bahan yang berwujud padat lebih stabil dibandingkan zat dalam bentuk larutan. Sebagai tambahan informasi harga biuret  Rp.80.000/1000 mL.
            *Harga bulan Maret 2014, harga di setiap toko berbeda-beda

            Tentang Larutan Biuret
            Biuret adalah senyawa kimia dengan rumus kimia H2NC(O)NHC(O)NH2. Ini adalah hasil dari kondensasi dua molekul urea dan  merupakan pengotor dalam pupuk urea. Senyawa ini berbentuk padatan putih, larut dalam air panas. Biuret pertama kali disusun dan dipelajari oleh Gustav Heinrich Wiedemann (1826 - 1899) untuk disertasi doktornya, yang disampaikan pada tahun 1847.
            Rumus Struktur Biuret

            Cara Membuat Larutan Biuret
            Senyawa induk dapat dibuat dengan pemanasan urea di atas titik leleh di mana suhu amonia dikeluarkan:
            2 CO(NH2)2 → H2N-CO-NH-CO-NH2 + NH3
            Salah satu cara yang dapat digunakkan untuk membuat larutan biuret adalah sebagai berikut:
            1. Reagen A: Larutkan 8,5 gram CuSO4.5H2O (terusi) ke dalam akuades 30 mL. Kocok sampai rata. Encerkan dengan akuades sampai 50 mL.
            2. Reagen B: Larutkan 3,6 gram KI (kalium iodida) ke dalam akuades 30 mL. Kocok sampai rata. Encerkan dengan akuades sampai 50 mL.
            3. Reagen C: Larutkan 81 gram C3H4OH(COOH)2COONa (Na-sitrat), 50 gram Na2CO3 dan 80 gram NaOH ke dalam akuades 600 mL. Kocok sampai rata. 
            4. Langkah terakhir, tambahkan Reagen C dengan Reagen A. Kocok sampai larut. Lalu setelah Reagen A dan Reagen C larut sempurna tambahkan Reagen B. Kocok kembali. Terakhir encerkan larutan tersebut sampai 1000 mL.
            Bahaya Larutan Biuret
            Larutan biuret dapat menyebabkan iritasi jika terpapar pada derah sensitif dan dalam jangka waktu yang lama.

            Aplikasi Larutan Biuret
            1. Sebagai sumber nitrogen non protein dalam pakan ternak pemamah biak.
            2. Sebagai larutan uji untuk protein dan polipeptida.
            Catatan: Untuk mengetahui pembuatan larutan reagen lainnya silakan klik link berikut: Larutan-Larutan

            Rabu, 19 Maret 2014

            Cara Membuat Larutan Fehling

            Oleh: Rofa Yulia Azhar
            Tanggal terbit: 18 Maret 2014

            Mengapa Harus Membuat Larutan Fehling Sendiri?
            Alasan pertama mengapa larutan fehling harus dibuat sendiri adalah masalah efisiensi. Sedangkan alasan kedua adalah karena alasan stabilitas zat. Larutan fehling yang sudah jadi lebih tidak stabil dan mudah rusak. Maka pilihan untuk membuat sendiri larutan fehling dari bahan-bahan padat lebih tepat, karena bahan yang berwujud padat lebih stabil dibandingkan zat dalam bentuk larutan.

            Harga fehling A dan B masing-masing Rp.160.000/1000 mL. Bandingkan saja dengan harga bahan-bahan yang harus anda beli jika akan membuat larutan fehling sendiri. Tembaga (II) Sulfat Pentahidrat harganya Rp.210.000/500 gram, nama lainnya adalah terusi. Natrium Hidroksida harganya Rp.120.000/500 gram dan Kalium Natrium Tartrat Rp.250.000/gram.
            *Harga bulan Maret 2014, harga di setiap toko berbeda-beda

            Sejarah Larutan Fehling
            Larutan fehling adalah larutan yang sering digunakkan untuk tes kimia untuk membedakan antara karbohidrat dan keton, dan sebagai ujian bagi monosakarida. Tes ini dikembangkan oleh kimiawan Jerman Hermann von Fehling pada tahun 1849.
            Reaksi Pembentukan Larutan Fehling

            Cara Membuat Larutan Fehling
            larutan fehling terbagi ke dalam dua jenis, larutan Fehling A dan larutan Fehling B. Larutan Fehling A merupakan larutan biru dari Tembaga (II) Sulfat (CuSO4), sedangkan Fehling B larutan tidak berwarna dari Kalium Natrium Tartrat (KNaC4H4O6·4H2O) dan basa kuat.

            Selanjutnya larutan Fehling A dan Fehling B nanti akan dicampur dengan volum yang sama membentuk larutan berwarna biru tua, membentuk senyawa kompleks bistartratocuprate (II).

            Salah satu cara yang dapat digunakkan untuk membuat larutan fehling adalah sebagai berikut:
            Fehling A
            1. Larutkan 34,64 gram CuSO4.5H2O dalam 400 mL akuades atau air destilasi. Aduk sampai rata.
            2. Jika larutan kurang jernih (biasanya karena buruknya kualitas akuades), tambahkan beberapa tetes asam sulfat (H2SO4) pekat
            3. Encerkan sampai 500 mL.
            4. Simpan dalam botol plastik yang tidak tembus cahaya, tutup dengan tutup kedap dan tutup putar. Jauhkan dari sinar matahari. Jangan lupa beli label.
            Fehling B
            1. Larutkan 77 gram KOH atau NaOH ke dalam 250 mL akuades. Lalu aduk.
            2. Tambahkan 175 gram Kalium Natrium Tartrat (KNaC4H4O6·4H2O). Aduk sampai rata.
            3. Encerkan larutan sampai 500 mL.
            4. Simpan dalam botol plastik yang tidak tembus cahaya, tutup dengan tutup kedap dan tutup putar. Jauhkan dari sinar matahari. Jangan lupa beli label.
            Bahaya Larutan Fehling
            Natrium Hidroksida (NaOH) merupakan zat yang bersifat basa dan dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi, sedangkan Tembaga (II) Sulfat juga beracun bila tertelan.

            Aplikasi Larutan Fehling
            1. Menentukan suatu senyawa karbonil mengandung keton atau adelhida (menunjukkan hasil positif untuk adelhida, tetapi negatif untuk keton. Kecuali adelhida eromatik harus diidentifikasi dengan larutan tollens).
            2. Mengidentifikasi secara umum untuk monosakarida (gula sederhana).
            3. Mendeteksi penyakit diabetes, dengan cara mereaksikannya dengan urin.
            4. Mengidentifikasi asam format
            Catatan: Untuk mengetahui pembuatan larutan reagen lainnya silakan klik link berikut: Larutan-Larutan

            Selasa, 18 Maret 2014

            Cara Membuat Larutan Lugol

            Oleh: Rofa Yulia Azhar
            Tanggal terbit: 18 Maret 2014

            Mengapa Harus Membuat Larutan Lugol Sendiri?
            Harga larutan lugol memang tidaklah terlalu mahal, sekitar *Rp.130.000/500 mL. Pemakaian yang sedikit juga membuat lugol tidak cepat habis. Tapi karena kesalahan perawatan, terutama karena kita sering membalikkan kembali sisa bahan setelah praktikum, maka larutan lugol bisa terkontaminasi sehingga menjadi rusak dan tidak berfungsi.

            Membuat larutan lugol secara mandiri merupakan suatu langkah efisien. Silakan anda hitung sendiri harga bahan baku lugol yang terdiri dari KI = Rp.710.000/100 gram dan I= Rp.700.000/100 gram. Jika Anda membuat sendiri berapa besasr penghematan yang anda lakukan?
            *Harga bulan Maret 2014, harga di setiap toko berbeda-beda

            Tentang Larutan Lugol
            Larutan lugol pertama kali dibuat pada tahun 1829, merupakan larutan iodin dan kalium iodida dalam air. Nama larutan lugol diambil dari nama dokter Prancis Jean Guillaume Auguste Lugol . Larutan lugol sering digunakan sebagai disinfektan dan antiseptik , untuk desinfeksi darurat air minum , dan sebagai reagen untuk deteksi pati di laboratorium rutin dan tes medis.

            Cara Membuat Larutan Lugol
            Biasanya larutan lugol memiliki kandungan Iodin sebeser 1%, 3% dan 5% (massa/volum) yang ditambahkan kalium iodida (KI) sebanyak 10% (massa/volum) yang dilarutkan dalam akuades.
            Salah satu cara yang dapat digunakkan untuk membuat larutan lugol adalah sebagai berikut:
            1. Larutkan 10 gram kalium iodida (KI) dalam 80 mL akuades. Lalu aduk sampai larut.
            2. Tambahkan 5 gram iodium (I2), aduk sampai sampai rata.
            3. Encerkan larutan yang terbentuk sampai 100 mL.
            4. Simpan dalam botol plastik yang berwarna gelap, tutup dengan tutup kedap dan tutup putar. Jauhkan dari sinar matahari.
            Bahaya Larutan Lugol
            Karena mengandung yodium, larutan lugol dengan konsentrasi 2% atau 5% dapat merusak mukosa, seperti lapisan kerongkongan dan perut. Dosis 10 mL dari larutan lugol konsentrasi 5% dapat menyebabkan kerusakan pada lambung.

            Aplikasi Larutan Lugol
            1. Lugol sering digunakan dalam mengobati penyakit asam urat
            2. Obat utama untuk penyakit hipertiroidisme
            3. Mencegah radiasi dari radioaktif 131
            4. Membantu mencegah kanker tiroid
            5. Desinfektan dan antiseptik
            6. Reagen uji pati atau amilum dalam makanan
            Catatan: Untuk mengetahui pembuatan larutan reagen lainnya silakan klik link berikut: Larutan-Larutan
            Gambar Jean Guillaume Auguste Lugol