Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tentang Hidup

Tak masalah ada di pihak mana anda berdiri (pekerja keras, orang yang beruntung, orang sial, miskin, bodoh, pintar atau apalah), yang terpenting yang harus kita miliki adalah kemampuan untuk mengambil hikmah dari setiap momen yang terjadi dalam hidup kita (Rofa: 2010)

Mayoritas Manusia

Kebanyakan orang ingin pergi ke tempat tertinggi dalam kehidupan ini. Tanpa mereka sadari bahwa tempat tertinggi itu menjadi tempat terendah ketika mereka menginjaknya (Rofa: 2011)

Antara Tuhan dan Kita

Salah satu bentuk rasa syukur kita yang tertinggi pada tuhan tentang akal adalah membiarkan otak kita berman-main dengan bermacam-macam ide dan berusaha menuliskannya sebagai suatu kesimpulan yang dapat digunakan oleh orang lain sebagai suatu referensi, bukan sebagai kitab suci (Rofa: 2010)

Stereotipe Negatif

Apalah artinya kekurangan dan kelemahan, jika ada hati yang menerima kita apa adanya (Rofa: 2009)

Lalu

Pada akhirnya kita semua akan menjadi pahlawan dari kisah hidup kita sendiri (Rofa: 2013)

Tampilkan postingan dengan label Miskonsepsi Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miskonsepsi Kimia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Mei 2015

Bahaya Air Alkali

Tanggal terbit: 20 Mei 2015

Kali ini saya tertarik membahas air alkali (basa). Kenapa? Karena sudah banyak yang ditipu. Mari kita bahas dengan singkat tapi jelas.
  1. pH air yang murni berasal dari alam berkisar 7,8-8,5. Tapi air alkali yang dijual walau pH nya sama, tapi proses pembuatannya beda. Air alkali dibuat dengan bantuan bahan kimia atau elektrolisis logam.
  2. pH air alkali baik bagi tubuh karena pH nya sama dengan tubuh? Ini pembodohan! Faktanya organ tubuh memiliki pH yang berbeda-beda sesuaifungsinya.
  3. Menurut kamu konyol enggak sih? Kita capek-capek minum air alkali. Terus masuk ke lambung airnya. Lambung kan pH nya asam sekali. Emang kamu mau kondisi lambung jadi basa atau netral. Nanti yang membunuh kuman dan mencerna makanan siapa?
  4. Kandungan elektrolit yang ada pada air alkali hanya akan memperberat kerja ginjal. Bukan membersihkan tubuh dari racun.
  5. Rasa lebih enak? Angkat tangan deh untuk urusan ini. Bukannya yang enak-enak itu malah yang berbahaya buat tubuh.
  6. Mohon maaf ya untuk yang terganggu. Lain kali mau bikin status tentang bahaya pocari sweat dan nano spray ah....
Gambar Contoh Air Alkali

Kamis, 15 Januari 2015

Kapankah Reaksi Kesetimbangan Akan Berhenti?

Tanggal terbit: 15 Januari 2015

Pertanyaan:
Kapankah reaksi kesetimbangan akan berhenti?

Jawaban:
Pertanyaan yang cukup menggelitik. Kapan sih reaksi kesetimbangan akan berhenti? Sebenarnya reaksi kesetimbangan tidak akan pernah berhenti, jika tidak ada gangguan dari luar, atau dengan kata lain jika tidak ada faktor x yang mengganggu reaksi.

Suatu reaksi terjadi karena adanya energi. Dalam hal ini, ada energi kinetik partikel yang menyebabkan terjadinya tumbukan. Jadi kalau tidak ada gangguan yang mengganggu keseimbangan energi ini maka, reaksi kesetimbangan akan terus berlangsung.

Grafik Reaksi Kesetimbangan

Air itu Termasuk Larutan Elektrolit atau Bukan?

Tanggal terbit: 15 Januari 2015

Pertanyaan:
Air itu Termasuk Larutan Elektrolit atau Bukan? Soalnya pas kemarin saya coba dialiri arus listrik ternyata dapat menyalakan lampu meskipun redup.

Jawaban:
Sebelum menjawab pertanyaan itu, mari kita samakan persepsi terlebih dahulu. Air apakah yang dimaksud? Air ledeng? Air sumur? Akuades? atau benar-benar air murni?

Kalau air ledeng dan air sumur sudah jelas mengandung zat terlarut, yang terionisasi. Sehingga dapat menghantarkan arus listrik. Nah, akuades itu bukanlah air murni. Akuades adalah air dengan zat terlarut yang jumlahnya sangat sedikit sekali. Jadi bukan benar-benar air murni. Makanya wajar sekali jika masih dapat menghantarkan arus listrik. Apalagi jika kita mengamatinya dengan menggunakan lampu LED. Pasti nyalanya akan terang.

Jawabannya sudah pasti. Air yang benar-benar murni bukanlah larutan elektrolit. Banyak orang yang terjebak, menganggap senyawa yang bersifat polar itu sebagai larutan elektrolit. Itu tidak tepat, karena tidak semua bersifat demikian. Masalah kita bukan pada polar atau non polarnya.

Pertanyaan Tambahan:
Misalkan pada air murni. Bukankah terjadi autoionisasi air menjadi molekul H+ dan OH-  yang masing-masing nilainya 10? Itu artinya terdapat ion dalam air murni yang dapat menghantarkan air?

Jawaban:
Betul sekali. Tetapi, Air murni mengalami kesetimbangan menghasilkan ion H+ dan ion OH-, sehingga air tdk pernah menghasilkan ion bebas yang bisa menghantarkan listrik. Jadi, air murni adalah zat non elektrolit.

Semoga puas dengan jawabannya!


Gambar Ilustrasi

Senin, 04 Agustus 2014

Sejarah, Definisi dan Cara Menulis pH (Derajat Keasaman)

Oleh: Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit: 4 Agustus 2014


Sejarah pH
Konsep pH pertama kali diperkenalkan oleh kimiawan Denmark Søren Peder Lauritz Sørensen pada tahun 1909. Huruf "p" pada pH merujuk pada beberapa rujukan, seperti power (Inggris) yang artinya kekuatan, potenz (Jerman) yang artinya pangkat (maksudnya pangkat dalam matematika) atau potential yang artinya potensi.  Ini masih menjadi sebuah misteri. Jens Norby mempublikasikan sebuah karya ilmiah pada tahun 2000 yang berargumen bahwa "p" adalah sebuah tetapan yang berarti "logaritma negatif". pH merupakan simbol kuantittas yang tidak berdimensi dan tidak memiliki satuan.

Cara Menulis pH
Bagaimana cara menulis pH? Apakah pH, pH, PH, ph atau pH?

Beberapa buku menganggap bahwa pH adalah suatu besaran. Padahal jika ditelaah lebih jauh lagi, syarat besaran adalah dapat diukur, mempunyai nilai dan memiliki satuan. Sedangkan seperti yang kita ketahui pH tidaklah memiliki satuan, sehingga anggapan bahwa pH adalah salah satu bentuk besaran merupakan kekeliruan. Jika pH dianggap sebagai suatu besaran maka seharusnya ditulis secara cetak miring. berarti penulisan PH, ph, pH, Ph itu kuranglah tepat.

Beberapa buku juga menganggap bahwa pH ditulis "pH" karena huruf "p" berasal dari bahasa asing juga keliru. pH merupakan simbol untuk menyatakan kuantitas, sehingga harus dipisahkan dari asal kata pembentuknya, dan diragukan juga apakan dia singkatan atau bukan, maka penulisan pH yang tepat adalah "pH".

Konsep pH
pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Skala pH bukanlah skala absolut. Ia bersifat relatif terhadap sekumpulan larutan standar yang pH-nya ditentukan berdasarkan persetujuan internasional.

Berdasarkan kesepakatan, Air murni bersifat netral, dengan pH-nya pada suhu 25°C ditetapkan sebagai 7,0. Larutan dengan pH kurang daripada tujuh disebut bersifat asam, dan larutan dengan pH lebih daripada tujuh dikatakan bersifat basa atau alkali. Pengukuran pH sangatlah penting dalam bidang yang terkait dengan kehidupan atau industri pengolahan kimia seperti kimia, biologi, kedokteran, pertanian, ilmu pangan, rekayasa (keteknikan), dan oseanografi.

Rentang pH yang disepakati sampai saat ini dari rentang 0-14, dan ini hanya berlaku untuk larutan yang bersifat encer saja. lalu bagaimana dengan pH larutan kental (mis. 5 M) atau larutan yang sangat encer (mis. 0,00000000001 M)? Masalah itu akan dibahas di postingan kami selanjutnya mengenai miskonsepsi kimia.

Gambar Skala pH Beberapa Barang di Lingkungan Kita (klik Gambar untuk Memperbesar)

Gambar Kertas Indikator Universal untuk Mengukur pH