Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tentang Hidup

Tak masalah ada di pihak mana anda berdiri (pekerja keras, orang yang beruntung, orang sial, miskin, bodoh, pintar atau apalah), yang terpenting yang harus kita miliki adalah kemampuan untuk mengambil hikmah dari setiap momen yang terjadi dalam hidup kita (Rofa: 2010)

Mayoritas Manusia

Kebanyakan orang ingin pergi ke tempat tertinggi dalam kehidupan ini. Tanpa mereka sadari bahwa tempat tertinggi itu menjadi tempat terendah ketika mereka menginjaknya (Rofa: 2011)

Antara Tuhan dan Kita

Salah satu bentuk rasa syukur kita yang tertinggi pada tuhan tentang akal adalah membiarkan otak kita berman-main dengan bermacam-macam ide dan berusaha menuliskannya sebagai suatu kesimpulan yang dapat digunakan oleh orang lain sebagai suatu referensi, bukan sebagai kitab suci (Rofa: 2010)

Stereotipe Negatif

Apalah artinya kekurangan dan kelemahan, jika ada hati yang menerima kita apa adanya (Rofa: 2009)

Lalu

Pada akhirnya kita semua akan menjadi pahlawan dari kisah hidup kita sendiri (Rofa: 2013)

Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Februari 2015

Permainan Sains: Cara Membuat Bom Asap (Smoke Bomb)

Tanggal terbit: 10 Februari 2015

Mungkin karena sedang terobsesi dengan film-film ninja dimana para ninja bisa melarikan diri dengan cara mengeluarkan bom asap (smoked bomb) apabila sedang terkepung, maka pada posting kali ini saya akan membagikan informasi tentang bagaimana cara pembuatan bom asap.

Lumayan, bahkan sangat bermanfaat. Bisa diajarkan oleh guru di kelas, digunakan dalam konser musik, sebagai mainan, menakuti seseorang atau untuk bahan keamanan. Bom asap yang akan kita buat tidaklah berbahaya. Tapi tetap saja tidak aman untuk dimakan atau dicolokkan ke mata teman. Kalau dihirup berlebihan tidak baik bagi paru-paru.


Gambar Ninja dan Bom Asapnya

Prosedur Pembuatan
  1. Campurkan 2 bagian gula pasir/sukrosa (C12H22O11) dengan 3 bagian kalium nitrat (KNO3) dalam wajan (usahakan wajan anti lengket atau teflon) atau bisa juga menggunakan gelas kimia.
  2. Letakkan di atas hot plate atau kompor atau pembakar spiritus. Panaskan campuran tersebut dengan api kecil (wajib api kecil). Aduk-aduk dengan menggunakan spatula atau sendok plastik.
  3. Terus aduk-aduk sampai campuran gula dan kalium nitrat meleleh dan membentuk karamel atau pasta.
  4. Setelah berbentuk pasta. Matikan api, masukkan pasta ke dalam bola pingpong yang dilubangi atau ke dalam roll bekas tisu toilet atau bisa juga dibungkus menggunakan alumunium foil sebagai wadah.
  5. Buatlah sumbu dengan menggunakan benang kasur yang dilumuri serbuk kalium nitrat. Lalu hubungkan dengan pasta yang telah kamu buat tadi.
  6. Nyalakan sumbu, dan lihatlah apa yang terjadi. Selamat mencoba!
  7. Untuk menciptakan asap yang berwarna, tinggal tambahkan pewarna serbuk pada wadah bom asap.
Catatan
  • Serbuk kalium nitrat sulit didapatkan di Indonesia karena tidak dijual secara umum. Kamu bisa membelinya di sekolah-sekolah yang menjualnya atau di toko bahan kimia khusus.
  • Lakukan setiap prosedur dengan benar dan tepat.

Senin, 12 Januari 2015

[Gambar] Cemburu itu Karena Minder

Tanggal terbit: 12 Januari 2015

Dari dulu juga saya tidak percaya bahwa cemburu berbanding lurus dengan rasa cinta. Itu hanya mitos masyarakat purbakala. Sudah layak jadi legenda.


Yang benar, cemburu itu tandanya minder. Ya enggak Pe-De. Kalau enggak minder dan merasa yang terbaik buat si dia buat apa cemburu?



Cemburu Itu Karena Minder

Senin, 03 November 2014

Cara Membuat Kompor Surya atau Kompor Matahari

Tanggal terbit: 3 November 2014

Tujuan Percobaan

Setelah melakukan percobaan ini diharapkan siswa dapat:
1.      Merangkai alat percobaan kompor surya sederhana berdasarkan alat dan bahan yang telah disiapkan.
2.      Mengamati perubahan energi cahaya menjadi energi panas melalui perubahan suhu yang teramati pada termometer.
3.      Mendiskusikan contoh pemanfaatan perubahan energi cahaya menjadi energi matahari dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang terletak pada garis khatulistiwa. Itu artinya negara kita memiliki kelimpahan sinar matahari yang berlebih dibandingkan negara lainnya. Hal ini bisa kita manfaatkan. Salah satunya dengan memanfaatkan sinar matahari untuk memasak. Ya betul, kita bisa membuat kompor matahari/surya yang murah.


Gambar 1. Contoh pemanfaatan dan pembuatan kompor matahari (klik untuk memperbesar gambar)
(sumber: http://fplh.files.wordpress.com/2007/12/teknologi_kompor-surya-0709.jpg)

Alat yang Diperlukan

No.
Nama Alat
Jumlah
1
Cermin cekung besar atau bisa diganti parabola yang sudah dicat krom/silver
1 buah
2
Penumpu bentuk A (yang bisa diputar agar lebih efektif)
2 buah
3
Penumpu wajan (yang bisa diputar agar lebih efektif)
1 buah
4
Alat masak (wajan, panic, dll)
1 buah
5
Termometer
1 buah

Langkah-langkah Percobaan

1.        Siapkan alat-alat percobaan sesuai daftar.
2.        Susun peralatan seperti pada Gambar 2 di bawah ini:

Gambar 2. Rangkaian alat kompor surya sederhana
3.        Arahkan cermin cekung besar ke arah sinar matahari
4.        Untuk mengecek kualitas dari kompor surya yang kamu buat. Isilah panci dengan air yang bersih sebanyak 1000 mL. Letakkan di penumpu wajan.
5.        Perhatikan perubahan suhu yang terjadi pada air pada setiap detiknya.
6.        Hitung waktu yang diperlukan agar air dapat mendidih. Jika waktu yang kamu perlukan agar air dapat mendidih kurang dari 20 menit maka kompor surya yang kamu buat cukup baik dan dapat digunakan.

Catatan:

Hal-hal yang mempengaruhi kualitas kompor surya yang kamu buat:
1.      Luas permukaan cermin cekung. Semakin luas, maka sinar matahari yang dapat ditangkap semakin banyak
2.      Pengecetan parabola. Semakin sempurna warna catnya maka semakin bagus hasil pemantulan sinar mentarinya
3.      Kualitas sinar matahari.

Senin, 06 Oktober 2014

10 Cara Menghilangkan Jerawat

Tanggal terbit: 6 Oktober 2014

Pada tulisan kali ini saya akan membagikan tips seputar cara untuk menghilangkan jerawat versi saya sendiri. Perlu saya jelaskan bahwa saya merupakan seorang pria yang memiliki masalah kulit berjerawat pada bagian muka dari usia 14 tahun (kelas 8) dan semakin parah pada saat kelas usia 17 tahun (kelas 11). Lalu memasuki dunia perkuliahan (usia 20-23) jerawat mulai merambah ke area punggung. Ini masalah besar saudara-saudara!


Saya mulai menyatakan perang dengan jerawat pada saat bintik kecil, merah dan menyakitkan itu mulai muncul. Awal mula saya hanya menggunakan facial foam yang sedang ngetrend di tahun 2000-an. Yup betul, tidak ada yang lebih ngetrend dibandingkan dengan merek Biore pada masa itu. Tapi ternyata jerawat tidak benar-benar hilang. Jengah...


Saya orang yang suka melakukan percobaan, termasuk terhadap diri sendiri. Baik itu obat-obatan, gaya hidup, makanan ataupun pada bahan konsumsi lainnya. Akhirnya setelah berperang melawan jerawat selama 13 tahun, dengan mencoba banyak hal, saya memenangkan pertarungan tersebut. Kita menang jenderal!


Perlu saya tekankan bahwa tidak pernah ada cara yang instan untuk menghilangkan jerawat. Jika ada, resiko efek sampingnya terlalu tinggi. Contohnya obat-obat cina yang mengelupaskan kulit karena biasanya mengandung hidroquinon yang bisa menyebabkan kanker kulit dan efek samping lainnya.


Sebagai informasi, ada 4 hal yang mempengaruhi kenapa seseorang bisa berjerawat:



  • Faktor hereditas (keturunan). Pernah merasa heran nggak, ada orang jorok, kulit berminyak, jarang mandi, hidup lagi tapi kok nggak berjerawat? Itulah yang namanya anugerah kawan. Kadang sebaliknya, orang bersih, sering mandi, protektif tapi malah jerawatnya banyak. Inilah hidup. Tapi Tuhan selalu adil kok.
  • Jenis kulit. Biasanya kulit berminyak lebih rentan terkena jerawat dibandingkan jenis kulit lainnya. Termasuk kulit sensitif juga.
  • Kuman atau bakteri. Kuman sering dijadikan tersangka utama timbulnya jerawat. Padahal dia bukan selalu menjadi tersangka utama.
  • Hormon. Masa pubertas identik dengan masa pencarian jati diri. Tapi terkadang juga menjadi masa paling menyebalkan dalam hidup. Terutama ketika harus berhadapan dengan jerawat.
  • Gangguan metabolisme tubuh. Kalau ini bisa terjadi karena banyak faktor, seperti makanan, begadang dan gaya hidup.
Inilah hal-hal yang harus kalian lakukan untuk menghilangkan jerawat:

1. Kurangi Begadang

Tahukah kalian, waktu kita tidur tubuh sebenarnya sedang mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh. Baik itu racun dari makanan, minuman, obat-obatan atau polusi dari lingkungan sekitar. Kebiasaan kita begadang mengganggu proses pembuangan racun tersebut. Sehingga racun menumpuk di dalam tubuh. Makanya jangan aneh jika mendengar ada orang yang mati karena kebanyakan begadang nonton bola. Tragis.

Perlu kalian ketahui juga. Fungsi tidur pada malam hari yang dapat mengeluarkan racun tidak akan pernah tergantikan oleh tidur siang. Mungkin inilah alasannya orang yang bekerja di malam hari selalu dibayar lebih mahal. Yup, hal ini terjadi karena resiko kesehatannya semakin besar. Orang zaman dulu bilang angin malam itu jahat, makanya jangan begadang. Sebenarnya bukan masalah anginnya, tapi karena sistem pengeluaran racun terganggu karena begadang.


Begadang dapat meningkatkan jumlah jerawat kita. Kalian bisa mencobanya pada diri sendiri. Efek samping lainnya begadang bikin kita semakin gemuk. Sebaiknya kita percepat tidur kita (jam 21.00-22.00) dan mempercepat waktu bangun kita (jam 04.00-05.00). Dengan begadang kita dapat mengurangi jumlah jerawat kita sampai sekitar 15%. Menakjubkan bukan?



Bahaya Begadang
Efek Begadang

2. Kurangi Makanan yang Berminyak dan Perbanyak Minum Air Putih
Jerawat lovers pasti sudah tahu efek dari makanan berminyak. Tapi begitu sulit kan menahan godaan dari sebuah gorengan? Kandungan radikal bebas dari gorengan dapat mengganggu sistem hormon kita. Uniknya, cara kerjanya perlahan. Bukan hanya jerawat tapi resiko terkena stroke pun menjadi semakin tinggi.

Mulai sekarang kurangi gorengan, kalau dipikir-pikir gorengan enggak enak-enak banget. Lebih enak lasagna kalau menurut saya. Hehe... Mungkin karena harganya murah juga ya. Selain kurangi makanan berminyak, perbanyaklah minum air putih. Inget air putih, jangan gaya-gayaan minum pocari sweat, kopi, atau air bervitamin. Air putih yang diminum juga jangan yang dingin. Usahakan yang bersuhu kamar antara 20-40 derajat celcius.


Tips dari saya, minumlah 2 gelas air waktu pertama bangun tidur. Ingat, jangan buka HP dulu! Setelah itu diamkan selama 5 menit. Lalu makan buah-buahan (makan pisang saja yang murah). Diamkan selama 10 menitan, lalu makanlah nasi. Sempurna. Anda telah melakukan salah satu gaya hidup sehat. Usahakan anda minum 8-10 gelas air untuk 24 jam secara bertahap. Jangan sekaligus karena dapat menyebabkan kematian. Menjaga pola makan dan banyak minum air putih dapat mengurangi jerawat sampai sekitar 5%.



Bahaya Gorengan

Manfaat Minum Air Putih

Manfaat Minum Air Putih di Setiap Waktu

3. Mandi itu 2 Kali Sehari
Kesalahan banyak orang adalah karena selalu terfokus pada sumber dimana rasa sakit itu timbul. Jadi orang berpikir kalau jerawat di wajah ya yang bermasalah kulit wajah. Padahal siapa tahu jerawat diwajah karena kuman yang menyebar dari badan?

Terutama teman-teman yang suka olahraga malam (misalnya futsal). Biasanya malas mandi kalau habis olahraga. Paksain aja. Cuma mitos kok kalau mandi malam bikin rematik. Kecuali kalau emang udah adah rematik dari awal. Lagipula olahraga malam itu sebenarnya tidak sehat.


Gabungan keringat, minyak dan kuman yang masuk ke dalam pori-pori membuat jerawat semakin membabi buta berkembang biak. Usahakan mandi 2 kali sehari. Tapi jangan berlebihan juga. Mandi lebih dari 2 kali sehari dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan menghabiskan pasta gigi dan sabun lebih cepat. Mandi yang cukup dapat mengurangi jumlah jerawat yang tumbuh sampai sekitar 10%!



Gambar Ilustrasi Orang Mandi

4. Jaga Kebersihan

Biasanya, saking malesnya anak kosan, baju sering dipakai sampai beberapa hari. Bed cover dicuci setahun sekali. Kasur yang dijemur 6 bulan sekali. Hehe... penghematan yang bercampur dengan kemalasan yang keterlaluan. Percuma lama-lama mandi kalau pakai baju yang udah 3 hari dipakai. Kumannya nanti berpindah dari baju ke kulit kita.

Jerawat itu penghalang rezeki lho. Penilaian pertama yang dilakukan semua orang itu selalu ke fisik. Siapa tahu kamu di reject masuk kerja karena jerawat kamu yang terlalu banyak. Pakailah pakaian maksimal 2 hari, cucilah bed cover atau seprai maksimal 2 minggu sekali, jemurlah kasur minimal 1 bulan sekali. Dengan cara ini kita dapat mengurangi jumlah jerawat sampai sekitar 3%.



Makhluk Kecil di Dalam Kasur

5. Gunakan Sabun Tanpa Kandungan Sodium Laureth Sulfate

Pernah mendengar legenda yang menyatakan cara menghilangkan jerawat dengan menggunakan sabun bayi? Jika anda pernah mendengarnya, maka anda memang harus percaya. Meskipun kita tidak pernah mendengar alasannya mengapa.

Perlu saya jelaskan bahwa ada bahan di sabun komersial kita yang berbahaya, nama bahannya adalah sodium laureth sulfate (SLS). Bahan ini merupakan surfaktan (penghilang minyak) pada sabun cuci piring, sampo, sikat gigi dan sabun mandi. Mengapa sabun bayi bisa menghilangkan jerawat? Karena sabun bayi tidak mengandung SLS yang berbahaya ini. Makanya harganya juga mahal. Indikatornya gampang, jika anda merasa kulit anda tiba-tiba menjadi kencang itu tandanya sabun anda menggunakan SLS. Lakukan hal yang serupa dalam memilih facial foam.


Mulai sekarang gantilah sabun anda dengan sabun tanpa SLS seperti sabun bayi, sabun herbal atau sabun khusus lainnya. Saya pribadi menggunakan JF sulfur, karena selain tidak mengandung SLS, sabun ini mengandung anti kuman juga. Menggunakan sabun tanpa SLS dan anti kuman bisa mengurangi jumlah jerawat sampai 15%.



Kandungan Sodium Laurath Sulfate (SLS) pada Salah Satu Sabun

6. Kurangi Mandi dengan Air Hangat

Mandi dengan air hangat memang sangat nyaman sekali. Apalagi di udara dingin atau setelah bekerja keras. Tapi tahukan kamu, mandi dengan air panas bisa membesarkan ukuran pori-pori kulit sehingga menjadikan kuman dan minyak semakin mungkin terperangkap di dalamnya. Jerawat bertambah banyak, komedo semakin brutal.

Cara yang seharusnya dilakukan jika kita mandi dengan air hangat adalah dengan melakukan proses pembilasan dengan air dingin. Tapi itu sangatlah memalaskan bukan? Agar pori-pori kulit kembali tertutup. Tapi kita selalu berpikir buat apa mandi dengan air hangat kalau ujung-ujungnya harus kena air dingin lagi?


Ada legenda juga yang mengatakan jika cara menghilangkan jerawat adalah dengan cara membilas muka dengan air hangat tanpa boleh menggunakan sabun. Ini memang ada benarnya, air hangat bisa menghilangkan minyak dan kotoran wajah, dan jangan menggunakan sabun karena sabun mengandung sodium laureth sulfate (SLS) yang berbahaya bagi kulit.


Saran saya, mulai sekarang, mulailah mandi dengan menggunakan air dingin. Selain hemat energi, perlu kalian ketahui jika mandi dengan air dingin lebih bermanfaat dibandingkan dengan air hangat. Mandi dengan air dingin dapat mengurangi jumlah jerawat sampai sekitar 2%



Gambar Efek dari Lubang Pori-Pori yang Besar

7. Olahraga yang Teratur

Olahraga yang teratur dapat menjaga fungsi sistem organ tubuh kita untuk bekerja dengan baik dalam jangka waktu yang lama. Efeknya tidak akan terasa instan. Tapi patut diingat, hindari olahraga malam dan usahakan mandi setelah berolahraga. Kenapa tidak boleh berolahraga malam? Malam itu adalah jam biologisnya tubuh untuk beristirahat. Waktunya beristirahat kok malah berolahraga. Makanya banyak yang terkena serangan jantung karena berolahraga berat pada malam hari.

Paling gampang lakukanlah peregangan pada pagi hari dilanjut lari-lari kecil. Cukup 15 menit sehari. Olahraga teratur dapat mengurangi jumlah jerawat sekitar 2%.



Gambar Ilustrasi Olahraga

8. Jangan Salah Pakai Kosmetik

Sering termakan iklan kosmetik? Tidak puas dengan hasil kosmetik yang dipakai sekarang? Hal inilah yang membuat anda sering ganti-ganti kosmetik. Aturan pertama dalam memilih kosmetik: Waspadalah dengan kosmetik yang menawarkan hasil yang bagus dengan harga yang murah!

Pilihlah kosmetik yang sesuai dengan jenis kulit anda. Telah disetujui oleh BPOM dan juga cukup terjangkau. Dengan memilih kosmetik yang tepat anda bisa mengurangi jumlah jerawat yang berkembang biak sampai 8%.



Memilih Kosmetik

9. Kurangi Stres

Kalau kita berbicara setres maka kita berbicara masalah karakter. Masing-masing orang punya daya tahannya sendiri terhadap setres. Ingin tahu bagaimana cara menghilangkan stres. Selalulah berprilaku terpuji. Kurangilah berpikiran negatif dan berusahalah untuk selalu berbagi. Tapi kalau penyakit jangan dibagi-bagi. Hehe... Berbuat baik merupakan cara paling efektif untuk mencegah dan menghilangkan stres.

Dengan mengurangi stres jumlah jerawat yang terdapat pada kulit anda bisa berkurang sampai 10%.


10. Perbanyak Antioksidan

Anda sudah stres karena jerawat yang tak kunjung hilang? Apalagi anda sebentar lagi mau wisudaan atau mau menikah? Dalam posisi seperti ini biasanya orang-orang memilih untuk segera pergi ke dokter. Harga yang harus anda tebus paling ringan biasanya berkisar antara Rp 150.000-200.000/bulan. Jika cocok, anda beruntung karena tidak harus mengeluarkan uang lebih lagi. Tapi jika tidak, anda harus meningkatkan kualitas obat yang anda beli. Beberapa sampai ada yang membeli obat jerawat Rp 1.000.000-2.000.000/bulan.

Saya pernah mencobanya dengan membeli obat seharga Rp 400.000/bulan dan ternyata tidak terlalu efektif. Jerawat masih ada, biasanya muncul 1-2 buah untuk setiap minggunya. Tentu saja saya tidak puas. Akhirnya saya mencoba beberapa kombinasi seperti jus, masker, air jeruk nipis (ini sangat menyiksa sekali), obat pembersih darah, dll. Tapi tidak ada yang memuaskan. Lalu saya berpikir untuk mencoba antioksidan.


Percobaan yang sempurna. Saya mencari referensi tentang antioksidan terbaik, ternyata ada di kulit manggis. Kebetulan sekali karena sedang booming-boomingnya ekstrak kulit manggis Garcia dan Mastin. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba dulu, membeli yang termurah: Mastin.


Setelah pemakaian selama 1 bulan jerawat tidak muncul lagi, bahkan yang dipunggung hilang. Hanya tinggal bekasnya saja. Saya berkesimpulan bahwa jerawat yang di kulit saya disebabkan oleh radikal bebas. Sebenarnya tidak selalu harus kulit manggis. Tapi saya mencari yang paling efektif, ekonomis dan efisien saja.


Mengkonsumsi antioksidan dapat mengurangi jumlah jerawat sampai 30%.



Bahaya Radikal Bebas

Sumber Antioksidan

Sekarang sudah 2 bulan tidak ada jerawat lagi. Hehe... percobaan pada diri sendiri akhirnya sukses. Sengaja dibuat tulisan supaya dapat membantu orang yang mengalami masalah yang sama seperti saya.

Catatan: 

*Persentase berkurangnya jerawat untuk setiap tips hanya berdasarkan penilaian penulis
**Hasil pada setiap individu dipastikan berbeda
***Agar hasil maksimal laksanakan ke-10 langkah di atas dengan konsisten

Jumat, 05 September 2014

Contoh Desain Spanduk

Oleh: Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit: 5 September 2014

Sehubungan akan dilaksanakan kegiatan bedah laboratorium IPA bersama tim dari Alumni Pendidikan Kimia UIN Sunan Gunung Djati Bandung Angkatan 2008-2009 (APKUIN) di MAN Purbaya, Jampang Tengah. Tim memerlukan beberapa alat yang akan diberikan kepada MAN Purbaya, khususnya Lab. IPA sekolah tersebut. Salah satunya adalah spanduk kegiatan bedah laboratorium IPA.

Disebabkan dalam tim bedah lab. tidak ada yang terampil dalam masalah desain. Akhirnya saya terpaksa untuk mempelajari kembali aplikasi adobe photoshop. Setelah mengulik dan dibantu juga oleh rekan saya yang bernama Mochammad Ikhsan Pahlawan yang membantu mengajari di awal akhirnya saya bisa juga membuat desain spanduk untuk kegiatan.

Di bawah ini saya tunjukkan hasil desain dari spanduk yang telah saya buat. Semoga bisa menjadi referensi bagi para pembaca semua. Sepertinya tidak terlalu jelek kan?

Gambar di bawah juga silakan di unduh dan di edit untuk kegiatan para pembaca.

Gambar Contoh Desain Spanduk


Selasa, 05 Agustus 2014

Permainan Sains: Cara Membuat Slime atau Ingus Buatan

Oleh: Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit: 5 Agustus 2014


Pendahuluan
Pada abad pertengahan, orang-orang mengira sewaktu kamu bersin rohmu akan melayang ke luar dan berkelana sebentar. Kalau iblis sedang berada di dekatmu, rohmu bisa diambilnya. Namun bila kamu berkata "Tuhan memberkatimu" maka rohmu akan kembali ke jasadmu.

Mitos yang cukup unik tersebut mengajarkan kita agar selalu berdoa ketika kita sedang bersin. Tetapi yang sebenarnya terjadi, tidak jauh mengerikan dari hal tersebut. Ketika kita bersin, kita menyemburkan jutaan tetesen ingus kecil, dari mulut dan hidung. Ingus-ingus tersebut melaju dengan cepat di udara dan terhirup oleh orang-orang di sekeliling.

Sebenarnya hal ini tidak buruk, karena ingus sebenarnya tersusun dari air, garam dan protein. Memang sih tidak berbahaya. Tetapi jika yang sedang bersin adalah orang yang sedang sakit flu bisa beda lagi ceritanya, karena bersin orang yang flu mengandung virus di dalamnya.

Ingus Buatan = Slime
Slime merupakan salah satu ciri khas yang selalu ditonjolkan oleh acara-acara dibawah naungan Nickeledeon. Mulai diperkenalkan pada acara Nickeledeon yang berjudul You Can't Do That On Television. Slime (Indonesia: lendir) adalah zat yang umumnya berwarna hijau, kental, dan terlihat menjijikan. Tapi tahukah kamu jika slime itu merupakan ingus buatan, dan kita dapat membuatnya sendiri di rumah.

Cara Membuat Slime
- Alat dan Bahan
No.
Nama Alat/Bahan
Jumlah
Keterangan
1
Boraks (Na2B4O7·10H2O)
125 gram (1/2 gelas)
Bisa diganti bleng atau pijer
2
Pewarna makanan
secukupnya
Biasanya warna hijau
3
Air hangat
625 mL (2 1/2 gelas)

4
Lem PVA atau lem putih
120 gram
Contoh: lem putih fox. Jangan gunakan lem selain jenis PVA.
5
Sendok
2 buah

6
Wadah plastik
2 buah


- Prosedur Kerja
  1. Terlebih dahulu buatlah larutan boraks dengan cara melarutkan 125 gram serbuk boraks ke dalam 500 mL air hangat. Aduk hingga larut. Jangan khawatir, serbuk boraks sulit terlarut secara sempurna. Biarkan larutan boraks sampai dingin.
  2. Ditempat terpisah, sambil menunggu larutan boraks dingin. Masukkan 120 gram lem putih ke dalam wadah plastik. Lalu tambahkan 125 mL air hangat. Aduk sampai lem putih benar-benar mencair.
  3. Selanjutnya tambahkan 8 sendok makan (80 mL) larutan boraks yang telah kamu buat ke dalam lem putih yang telah diencerkan. Aduk sampai rata. Jika dirasa terlalu encer, tambahkanlah beberapa sendok lagi larutan boraks.
  4. Terakhir, berilah pewarna sesuai dengan selera, secukupnya.
  5. Slime atau ingus buatanmu telah jadi, mari bermain-main dengannya. Agar bisa dipakai lama, simpanlah slime di dalam lemari pendingan.
Perhatian: Slime tidak untuk dimakan

Gambar Ilustrasi Slime



Selasa, 22 Juli 2014

10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Guru Kelas

Oleh: Rofa Yulia Azhar
Tanggal terbit: 22 Juli 2014

Setelah sebelumnya saya membuat artikel tentang 7 Tips untuk Menjadi Guru Les Privat yang Keren, kali ini saya membuat artikel mengenai 10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Guru Kelas. Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya mengajar di sekolah dan pengalaman saya sebagai seorang siswa. Walaupun saya sekarang seorang karyawan swasta, tetapi kecintaan saya pada dunia pendidikan yang mendorong saya untuk membuat artikel ini.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa secara umum perkembangan karakter dan mental peserta didik relatif mengalami perubahan setiap 5 tahun. Jika pada zaman dahulu mendidik dengan cara kekerasan dianggap masih relevan dan efektif maka untuk zaman sekarang, hal itu sudah dianggap tabu, pamali dan kuno. Apalagi semenjak muncul handphone berkamera dan media sosial. Setiap kekerasan yang dilakukan oleh guru dianggap sebuat perbuatan "terhina" dan "tidak pantas", karena guru adalah seseorang yang harus digugu dan ditiru.

Pada zaman sekarang pendekatan yang bersifat psikologis lebih mudah diterima oleh peserta didik, orang tua siswa dan lingkungan masyarakat. Bukan maksud saya mengatakan pendekatan tersebut lebih cocok karena karakter dan mental siswa semakin lemah. Tapi ini yang harus kita sadari sebagai guru: ada perubahan, ada revolusi mental dan karakter siswa. Semuanya ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Lalu apa lebihnya? Siswa zaman sekarang cenderung lebih terbuka dan adaftif terhadap perubahan lingkungan. Akuilah.
Gambar Ilustrasi Guru yang Tak Mau Berubah

1. Jangan Meremehkan RPP

"RPP itu asal saja, itu kan konsep, hanya rencana. Di lapangan kan terserah kita mau mengajar bagaimanapun juga. Hanya membebani saja!", ujar seorang teman
"Kalau membuat proposal untuk suatu kegiatan di organisasi penting nggak?" tanyaku padanya
"Penting"
"Sekali?" tanyaku untuk sedikit meyakinkan
"Sekali. Agar acara kita disetujui oleh pihak terkait, agar ada donatur untuk kegiatan kita" jawab temanku dengan penuh keyakinan
"Lalu apa bedanya RPP dan proposal kegiatan?" tanyaku secara retoris "Kita mengajar dengan RPP saja masih acak-acakan. Apalagi tanpa RPP? RPP itu penting! Minimal menggambarkan bagaimana kesungguhan kita untuk menjadi seorang guru yang baik dan benar. Membuat RPP juga kan itung-itung kita belajar konsep yang akan diajarkan kita kepada siswa, belajar membuat soal evaluasi, dll"

Jika diperhatikan secara seksama, RPP kadang dianggap hal yang tidak penting, sering juga dianggap beban guru. Beban yang seharusnya tidak menjadi beban. Maaf, apalagi jika ditengok keadaan guru senior, umumnya RPP yang dibuat sudah melenceng dari kaidah-kaidah. Mungkin itulah alasan mengapa model atau metode pembelajaran yang dilakukan tidak jauh dari model pembelajaran ceramah saja. Karena RPP tidak pernah di update.

Sekali lagi, RPP itu penting rekan-rekan. RPP itu rencana. Garis batas tujuan kita dalam mengajar. Bukankah seseorang yang merencanakan kesuksesan akan semakin besar kemungkinannya untuk menuai kesuksesan juga?
Gambar Ilustrasi Guru yang Mengajar tanpa RPP yang baik dan benar

2. Jangan Membiarkan Siswa Menyontek
"Menyontek itu lebih keji dari menginjak kitab suci. Menginjak kitab suci artinya menghina wujud fisik kitab suci, tetapi menyontek itu artinya menghina esensi dari kitab suci itu sendiri."


Jika Aristoteles pernah berujar bahwa kebodohan adalah bapaknya kemiskinan dan kejahatan, maka untuk konteks kekinian dapat kita katakan bahwa menyontek adalah ibunya korupsi dan plagiatisme. Mengapa demikian? penelitian yang dilakukan di USA terhadap para narapidana koruptor menyimpulkan bahwa, 100% para narapidana tersebut semasa duduk di bangku sekolah pernah melakukan tindakan menyontek.

Menyedihkan bukan? Itu artinya yang menyontek di bangku sekolah sudah pasti jadi koruptor! Percayalah. Perlu diingat juga bahwa korupsi bukan hanya masalah uang, tapi bisa waktu, jabatan, wewenang, dll.

Ada 3 variabel yang menyebabkan kegiatan menyontek, yaitu orang yang menyontek, orang yang memberi contek, dan guru yang membuka peluang untuk siswa menyontek. Dari ketiga variabel tersebut yang paling salah adalah guru yang memberi peluang untuk menyontek.

Ketika saya menjadi guru, saya sangat idealis sekali. Terutama masalah menyontek. Saya pernah menyontek, pernah juga memberi nyontek. Tapi saya tak ingin membuka peluang siswa saya untuk menyontek, karena saya sudah tahu resiko dan kerugiannya.

Mungkin beberapa guru ada yang mengorbankan keidealismeannya untuk masalah menyontek. Agar mereka disebut "guru baik". Begitulah yang terjadi. Definisi guru baik sudah berubah di mata siswa, menjadi guru yang mengijinkan siswa untuk menyontek.

Pernah suatu ketika, saking saya tidak mengijinkan siswa menyontek saya pernah dimusuhi oleh siswa sekelas. Bayangkan saja, setiap saya melewat di depan kelas mereka, bekas kaki saya langsung di pel lagi. Apakah saya sakit hati? Pasti. Tapi saya siap mati demi idealisme yang saya yakini benar.
Gambar Ilustrasi Menyontek

3. Jangan Membanding-Bandingkan Siswa
Ini adalah kesalahan guru dan bahkan orang tua yang paling sering dilakukan, yaitu mebanding-bandingkan kemampuan siswa. Ini pelanggaran besar dalam dunia pendidikan. Pembunuhan karakter kawan!

Kalau mau membandingkan siswa silakan saja. Tapi tolong bandingkan kemampuan siswa itu sendiri dengan dirinya di masa lampau. Misalnya dulu nilai kimianya 30, sedangkan sekarang dapat 40. Beri pujian. Itu pencapaian, itu yang namanya peningkatan dan hak dia untuk mendapat penghargaan.

Tindakan tidak terpuji jika kita membandingkan siswa kita dengan siswa lain yang lebih hebat. Rumahnya beda, kondisi keuangannya beda, lingkungannya beda, orang tuanya beda. lalu mengapa harus dibanding-bandingkan untuk disamakan?
Gambar Ilustrasi Mahasiswa yang Tertekan karena Dibanding-Bandingkan

4. Jangan Memarahi Siswa di Depan Umum
Anda pernah dimarahi di depan teman-teman anda? Bagaimana rasanya? Sungguh memalukan bukan? Jika anda pernah merasakannya, mengapa sekarang anda lakukan hal yang serupa terhadap anak didik anda?Siswa yang dimarahi di depan umum akan semakin meningkatkan tingkat agresivitas siswa tersebut, semakin tidak menurut dan keinginan untuk membangkang semakin besar.

Niat awalnya harus dipertanyakan: ingin mempermalukan siswa atau memberi nasihat? Orang yang dipermalukan di depan umum jarang sekali menjadi seseorang yang hebat. Mereka akan minder, mendendam dan membangkang.
Gambar Ilustrasi Membandingkan

5. Jangan Menjudge Karakter Siswa

Contoh judge yang sering terjadi:
- Anak itu tak punya bakat
- Memang sudah bodoh dari kecil, susah diajarinya juga
- Kelakuan anak itu menurun dari orang tuanya yang seorang pemabuk dan penjudi

Jika pernah seorang guru berkata demikian, walau meskipun dia seorang guru, maka dia sudah tidak pantas menjadi seorang guru. Mengapa? Ini judge yang semena-mena. Kalau ini sampai terjadi, patut dipertanyakan lagi keimanannya. Bukankah kita percaya bahwa semua orang itu dilahirkan putih, suci dan hanya dibekali potensi?

Malah tugas guru untuk mengembangkan potensi mereka. Mari mencari solusi, jangan hanya bisa menyalahkan kondisi siswa. Percayalah, setiap siswa itu jenius pada bidangnya masing-masing. Jangan memaksa mereka ahli di semua bidang. Malah di masa depan, orang yang profesional di memahami secara mendalam di satu bidang lebih dihargai dibandingkan orang yang menguasai banyak bidang tapi tidak profesional. Bukankah anda juga sebagai guru tidak ahli di semua bidang? Hehe....
Kata-Kata Bijak dari Einstein

6. Jangan Membicarakan Kejelekan orang Lain di Depan Siswa
Materi pembelajaran sudah habis. Sedangkan waktu belajar masih lama. Inilah jebakan yang sering terjadi. Akhirnya si guru curhat, awalnya tentang diri pribadi, lalu pada akhirnya menceritakan kejelekan orang lain di depan kelas.

Kemungkinan lain, dan paling sering, karena guru terlalu dekat dengan siswanya akhirnya guru tersebut terbuka akan segala hal. Termasuk menceritakan kejelekan guru lain yang merupakan teman sejawat. Tahukah anda, bahwa kejelekan orang lain yang sebenarnya anda ceritakan adalah cerminan diri anda sendiri?
Gambar Ilustrasi

7. Jangan Menunjukkan Sifat Sempurna
Lho? Kok enggak boleh jadi manusia sempurna di depan siswa? Anda sebagai guru kan melatih siswa menjadi manusia, bukan Tuhan. Sifat manusia itu tidak sempurna, maka tunjukkanlah ketidaksempurnaan itu sesekali. Guru boleh marah, tapi jangan jadi pemarah. Guru boleh tertawa, tapi jangan menertawakan kesusahan orang lain. Guru boleh kok mengeluh, menangis, curhat, kaget, dll. Tapi ingat, harus disaat yang tepat, sepantasnya dan sesekali.
Gambar Ilutrasi

8. Jangan Melakukan Pembelajaran yang Statis

Setiap hari belajar selalu saja dengan menggunakan model pembelajaran ceramah. Apa siswa enggak bosan? Itu sama saja kamu makan sama tahu setiap hari dan terus menerus, dimanapun tempat makannya pasti membuat bosen. Begitu juga siswa, walaupun materinya ganti-ganti, tapi karena cara menyampaiannya tetap sama ya akhirnya bosen. Kalau sudah bosan maka lama-lama akan muak. Kalau sudah muak akhirnya otak siswa berontak. Selesailah pendidikan.

Lain cerita jika anda adalah guru kreatif. Di tangan guru kreatif mata pelajaran yang tidak menarik saja bisa menjadi sangat menyenangkan untuk dipelajari. Hidup ini sudah membosankan, makanya jangan jadi guru yang membuat bosan.
Gambar Kelas yang Membosankan Membuat Siswa Mengantuk

9. Jangan Memberikan Beban Berlebih
Siswa zaman sekarang sudah mulai sibuk dengan hal-hal yang tidak menjurus. Semuanya terlalu umum. Pulang sekolah siswa harus sibuk dengan bimbingan belajar, les musik, bahkan disibukkan dengan tambahan les privat di rumah. Lalu apa yang anda lakukan? Memberinya pekerjaan rumah (PR) 10-25 soal agar mereka belajar sendiri. Tapi pada faktanya, semua sia-sia.

Saya pada saat pertama kali menjadi guru kelas juga seperti itu. Saya beranggapan waktu di sekolah sangatlah kurang untuk memahami materi. Maka saya sering memberikan PR yang cukup banyak ke siswa, 10-15 soal.

Pada suatu saat, saya datang lebih awal dari biasanya. Karena jam pelajaran saya dimulai pukul 06.30 dan saya sudah sampai di sekolah pukul 06.15, maka saya putuskan masuk ke kelas lebih dulu. Ketika masuk kelas saya sangat kaget karena melihat siswa saya sedang menyontek berjamaah. Awalnya saya sangat marah, lantas saya menghela napas dan berusaha memahami apa yang terjadi.

Jangan-jangan ini semua karena salah saya? PR terlalu banyak sedangkan waktu siswa tidak cukup untuk mengerjakannya, atau mungkin PR nya terlalu susah? Berarti saya gagal membina karakter siswa kalau begini. Akhirnya setelah kejadian itu saya selalu memberikan PR sedikit pada siswa. Hanya 1-3 soal. Pertanyaannya juga gampang sekali. Misalkan: Mengapa layar TV CRT (TV tabung) selalu dipenuhi oleh debu? Sederhana bukan, siswa bebas menjawab tapi memerlukan kreatifitas dalam berpikir.

Tapi sebelumnya saya berkomitmen. Saya bilang saya akan memberi PR sedikit dan mudah asal siswa saya mengerjakan mandiri, dan bagi yang tidak sempat mengerjakan PR saya minta jujur. Walaupun tidak mengerjakan, tapi karena kejujurannya saya berikan nilai 80.

Gambar Ilustrasi Pendidikan dengan Beban Berlebih

10. Jangan Mementingkan Nilai Siswa

Coba sebutkan siapa yang berani menjamin orang yang meraih nilai besar di sekolahnya akan menjadi orang sukses, menjadi orang baik, atau menjadi orang kaya? Apakah ada yang menjaminnya? Bahkan di dalam kitab suci agama manapun tidak ada yang berani menjaminnya. Lalu kenapa anda selalu mementingkan nilai siswa? Takut sama yang namanya standar nilai minimal atau KKM? Nilai siswa bukannya bisa kita atur sedemikian rupa?

Sudahlah, Bapak dan Ibu guru. Orang pintar sudah banyak di negara ini. Sekarang orang yang dibutuhkan di negara ini adalah orang yang jujur, disiplin, bertanggung jawab dan ramah. Fokus saja ke pembentukan karakter siswa. Nilai bagus dapat dicapai dengan belajar semalaman, tapi karakter tidak akan pernah terbentuk dalam waktu semalam. Perlu waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan.
Pendidikan Karakter

Susah betul kan menjadi guru? Mungkin karena alasan itulah di Finlandia hanya mahasiswa terbaiklah yang boleh manjadi guru. Tapi yang jadi masalah bukan apakah kita terbaik atau bukan? Tapi apakah kita punya kemauan agar orang lain jadi yang terbaik. Karena itu adalah tugas utama seorang guru.

Terakhir, "lebih baik tidak menjadi guru sama sekali, daripada menjadi guru tetapi tidak baik dan benar"