Tanggal terbit: 13 Maret 2015
Mengapa Harus Membuat Reagen atau Larutan Hayem?
Georges Hayem adalah seorang pelopor dalam bidang hematologi, dan dikenang karena studinya tentang pembentukan leukosit dan eritrosit. Dia orang pertama yang melakukan perhitungan yang akurat untuk trombosit darah dengan menggunakan reagen Hayem.
Reagen Hayem dibuat dari Raksa Klorida, Natrium Klorida dan Natrium Sulfat yang digunakan untuk pengenceran darah sebelum menghitung eritrosit dengan Hemositometer A (alat untuk mengukur jumlah eritrosit/ mL). Ini sangat penting untuk mengetahui apakah seseorang menderita anemia atau tidak.
- Natrium Sulfat (Na2SO4), 5 gram
- Natrium Klorida/Garam Dapur (NaCl), 1 gram
- Raksa Klorida (HgCl2), 0,5 gram
- Akuades (air destilasi), 100 mL
- Neraca, 1 buah
- Kaca arloji, 1 buah
- Gelas kimia 250 mL, 1 buah
- Pipet tetes, 1 buah
- Batang pengaduk, 1 buah
- Spatula, 1 buah
- Corong, 1 buah
- Timbang dan ukur semua bahan yang dibutuhkan
- Masukkan Na2SO4, NaCl, dan HgCl2 ke dalam gelas kimia 250 mL.
- Tambahkan sedikit (kira-kira 50 mL) akuades ke dalam campurah bahan tersebut. Aduk perlahan sampai semua bahan terlarut sempurna.
- Masukkan campuran tersebut ke dalam labu ukur 100 mL. Tambahkan kembali akuades sampai 100 mL. Kocok secara perlahan.
- Larutan sudah selesai dibuat. Simpan larutan Hayem dalam botol kaca amber (gelap).
- Menghitung jumlah sel eritrosit/mL
- Mengetahui apakah seseorang menderita anemia atau tidak



